GayaTekno.id – Blibli menghadirkan layanan terbarunya yang dikhususkan bagi mitra korporat dan institusi.
Layanan baru Blibli mencakup dari procurement barang dan jasa, hingga layanan logistik seperti pergudangan dan pendistribusian barang.
Untuk merealisasikan layanan ini, Blibli telah berkolaborasi dengan berbagai mitra perusahaan dari berbagai sektor, termasuk Jangkau, platform non-profit yang menyalurkan donasi peer-to-peer berupa barang.
Kusumo Martanto, CEO Blibli, mengatakan, bahwa transformasi digital di tengah pandemi semakin ditingkatkan di semua aspek operasional berbagai korporasi dan institusi, termasuk dalam proses procurement untuk menjaga rantai suplai.
“Ekosistem e-commerce Blibli dapat mendukung kebutuhan e-procurement ini, mulai dari mengkurasi barang dan jasa yang dibutuhkan hingga menangani proses logistik. Konsep one-stop solution tersebut menghadirkan proses pengadaan yang lebih ringkas, efisien dari segi biaya, dan juga transparan,” ujar Kusumo dalam konferensi virtual pada Senin (21/12/2020).
Layanan baru Blibli tersebut juga didukung oleh hasil riset McKinsey yang menyimpulkan bahwa digitalisasi procurement ini menjadi salah satu strategi yang harus diterapkan oleh perusahaan dalam menghadapi tantangan di era next normal karena strategi ini dapat meningkatkan agility perusahaan.
Untuk menyokong kebutuhan klien korporat dan institusional, solusi B2B dari Blibli ini menawarkan sejumlah benefit, diantaranya:
- Keringkasan memilih barang dan jasa dari platform Blibli yang dilengkapi kurasi produk beragam, mulai dari sembako hingga produk elektronik, dengan kualitas terpercaya.
- Penghematan biaya karena Blibli menyediakan barang dan jasa dengan harga spesial.
- Transparansi karena seluruh transaksi yang terekam di platform, sehingga dapat dilacak dan diakses secara online untuk keperluan post-audit.
Pada kesempatan yang sama, Blibli juga mengumumkan kemitraan eksklusif dengan Jangkau, sebuah aplikasi bantuan sosial, yang menjadi contoh tepat bagaimana ekosistem e-commerce berbasis teknologi dapat membantu kebutuhan e-procurement, termasuk distribusi barang.
Kemitraan ini juga menunjukkan bahwa digitalisasi pengadaan bukan saja bermanfaat bagi korporasi, namun juga non-profit organization seperti Jangkau yang fokus pada pengadaan dan pengiriman barang donasi kepada yang membutuhkan.
“Pemberian donasi, khususnya di tengah pandemi ini, membutuhkan penanganan yang cepat dan transparan. Untuk ini, transformasi digital menjadi sangat penting, karena dapat menghasilkan proses pengadaan donasi yang lebih efisien baik dari segi waktu maupun biaya,” terang Basuki Tjahaja Purnama, Founder Jangkau.
Dalam kolaborasi ini, Blibli mendukung pengadaan barang donasi yang diajukan oleh donatur di platform Jangkau, kemudian mendistribusikannya ke penerima donasi yang dituju.
Barang donasi yang disediakan oleh Blibli sangat beragam, termasuk sembako, alat bantu disabilitas, dan gadget untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Berikan Komentar