IOH Hadirkan Serial Web Kalau Jodoh Takkan Kemana

Sinopsis Kalau Jodoh Takkan Kemana

Jakarta, GayaTekno.id – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program menarik bagi masyarakat Indonesia.

Kali ini, IOH berkolaborasi dengan sineas kenamaan Ernest Prakasa dalam sebuah tayangan serial web berjudul ‘Kalau Jodoh Takkan Kemana’ (KJTK).

Satu hal yang menarik, serial web ini terinspirasi dari kesuksesan merger Indosat Ooredoo dengan Hutchison Tri Indonesia, yang kini telah ‘bergabung’ menjadi IOH.

Selain sebagai tontonan hiburan, serial bergenre komedi romantis ini juga menjadi bagian dari kampanye #IOHSatuJaringan yang mengusung misi untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia yang menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Director and Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, M. Danny Buldansyahmenyampaikan bahwa melalui serial web ini, pihaknya bukan sekadar memberikan tontonan, tapi juga tuntunan bagi masyarakat Indonesia.

“Kami yakin cerita, audio, dan video yang digabungkan dengan eksekusi dari Ernest Prakasa dan tim akan menjadi hiburan menarik bagi seluruh masyarakat Indonesia. Selamat menikmati karya kami melalui YouTube IOH dengan menggunakan IM3 dan Tri untuk pengalaman digital yang lebih baik,” tutur Danny di Sarinah, Jakarta Pusat, pada Selasa petang (25/10/2022).

Selain Ernest Prakasa yang berada di balik layar, serial web Kalau Jodoh Takkan Kemana ini menampilkan deretan aktor dan aktris populer, seperti Chicco Kurniawan yang merupakan peraih Piala Citra 2021 sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik.

Memerankan karakter Trio, ia bakal beradu akting dengan Nadine Alexandra yang berperan sebagai Shata. Selain kedua pemeran utama tersebut, serial web ini juga turut diramaikan oleh aksi dari Komika Ge Pamungkas dan Yono Bakrie, juga ada Maya Hasan, Ucita Pohan, Leyla Aderina, serta Lukas Octavianus. Uniknya, beberapa peran juga diberikan kepada karyawan IOH yang telah melalui audisi khusus.

Di kursi sutradara, bercokol nama Salman Fariz, kemudian ada Ardit Erwandha yang bertindak sebagai comedy consultant.

Sinopsis Kalau Jodoh Takkan Kemana

Di sisi lain, sinopsis Kalau Jodoh Takkan kemana menceritakan sebuah konflik cinta yang dikelilingi dengan adegan komedi yang membuat penontonnya terhanyut dalam romansa sekaligus tertawa terbahak-bahak.

“Saya sangat senang dapat berkolaborasi dengan IOH untuk web series KJTK. Hal ini menandakan bahwa film atau serial juga dapat dikemas menjadi media komunikasi perusahaan. Semoga karya ini bisa menghibur dan memberi manfaat bagi sebanyak mungkin orang,” tutup Ernest Prakasa.

Kabar baiknya, episode pertama dan kedua web series KJTK ini sudah bisa dinikmati secara gratis di kanal YouTube Indosat Ooredoo Hutchison mulai 25 Oktober 2022 dan episode baru akan tayang setiap hari Selasa di kanal yang sama.

Pada peluncuran perdananya, IOH juga bekerja sama dengan Titik Temu (.Temu) Coffee sebagai official coffee partner yang menjual varian minuman kopi andalan yang masuk dalam cerita web series yaitu “Kopi Manis Getir”.

Penonton dapat menikmati harga khusus hanya cukup dengan menyematkan tagar #KJTK dan #KalauJodohTakkanKemana serta follow dan subscribe seluruh akun media sosial IOH.

Tivan Rahmat
The advance of technology is based on making it fit in so that you don't really even notice it, so it's part of everyday life