Review Film Clifford: The Big Red Dog, Tentang Keberanian Menghargai Perbedaan

Review film Clifford: The Big Red Dog

Jakarta, GayaTekno.id – Seperti sebuah tradisi, banyak film keluarga untuk menyambut Hari Natal dan Tahun Baru. Begitu pula dengan Paramount Pictures yang mempersembahkan film Clifford: The Big Red Dog.

Terinspirasi dari buku cerita anak-anak berjudul sama karya Norman Bridwell, sinopsis film Clifford: The Big Red Dog berpusat pada persahabatan antara Emily Elizabeth (Darby Camp) dan seekor anjing raksasa berwarna merah bernama Clifford.

Sinopsis

Di awal cerita, penonton akan dibawa pada kesulitan yang dirasakan Emily Elizabeth di sekolah. Bersekolah di salah satu institusi pendidikan elite New York, Emily kerap menjadi sasaran perundungan siswa-siswa lainnya karena dianggap berbeda dibanding teman-temannya, sehingga Emily tak memiliki teman di sekolahnya.

Namun, segalanya berubah ketika Emily menemukan seekor anjing merah di dalam tasnya. Anjing dengan warna mencolok tersebut sebelumnya sempat dilihat Emily ketika mengunjungi tempat adopsi hewan. Seolah mendapatkan teman baru, Emily lantas menamai anjing itu Clifford.

Bagian menarik dimulai. Clifford ternyata bukan anjing sembarangan. Dalam semalam, ia berubah menjadi anjing raksasa.

Alhasil, Emily dan pamannya, Casey (Jack Whitehall), dibuat kelimpungan dengan ukuran Clifford yang super besar itu. Walau begitu, keduanya sepakat untuk tetap memilihara Clifford dan mencoba beradaptasi dengan ukurannya. Hasilnya, berbagai pengalaman mereka alami, mulai dari yang lucu hingga seru.

Kebersamaan antara Emily dan Clifford mulai terusik ketika mereka harus berhadapan dengan Zac Tieran (Tony Hale), bos perusahaan bioteknologi LyfeGrow, yang menginginkan Clifford masuk ke lab sebagai objek penelitian.

Sinopsis film Clifford: The Big Red Dog

Review Clifford: The Big Red Dog

Dikemas dalam durasi 1 jam 37 menit, film anak terbaru ini mulanya terasa hangat berkat aksi Clifford yang menggemaskan dan kekonyolan Casey yang kerap mengomel soal anjing itu.

Namun di pertengahan film, ada beberapa joke yang terkesan dipaksakan yang justru membuat alur cerita menjadi sedikit garing. Itu jika dilihat dari kacamata orang dewasa, tapi dari sudut pandang anak-anak, film ini layak untuk ditonton.

Paling penting, film Clifford: The Big Red Dog membawa pesan moral yang sangat bagus untuk menumbuhkan rasa toleransi dan menghargai perbedaan kepada anak-anak sedari usia dini.

Tivan Rahmat
The advance of technology is based on making it fit in so that you don't really even notice it, so it's part of everyday life